AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Strategi Toyota Dalam Mengoptimalkan Proses Produksi

Strategi Toyota Dalam Mengoptimalkan Proses Produksi

Dalam sebuah proses manufaktur, proses produksi yang optimal jadi salah satu kunci kesuksesan. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pun ternyata punya beberapa strategi agar proses produksi mereka semakin optimal dan efisien

Dalam sebuah proses manufaktur, proses produksi yang optimal jadi salah satu kunci kesuksesan. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pun ternyata punya beberapa strategi agar proses produksi mereka semakin optimal dan efisien. Setidaknya mereka punya tiga strategi yang dijamin mampu mengoptimalkan proses produksi sebuah mobil.

Cara yang pertama adalah membuat proses jalur distribusi suplier yang semakin kompak dan efisien. Dulu, setiap satu truk kontainer, hanya membawa satu kompomen dari satu suplier saja. Sekarang, setiap truk kontainer bisa membawa beragam komponen dari beragam suplier. Ini jelas membuat barang yang tiba di pabrik jadi semakin tepat waktu dan efisien.

Ide Kreatif Untuk Efisiensi

Kedua, para pekerja atau TMMIN menyebutnya sebagai member, didorong untuk menelurkan sebuah ide kreatif untuk efisiensi proses kerja mereka masing-masing. "Kami menyebutnya dengan Kaizen yang artinya perbaikan terus menerus. Misalnya dulu, untuk mengangkat sebuah bumper diperlukan dua orang, para member pun membuat alat bantu sehingga mereka mampu mengangkatnya seorang diri," ujar Nandi Julyanto, Direktur Karawang Plant TMMIN.

Langkah ketiga adalah, dengan memastikan seluruh komponen yang datang adalah komponen yang dipesan dan dibutuhkan dalam proses produksi. "Kalau kita stok komponen tidak perlu, itu pemborosan biaya dan ruang. Tentu akan tidak efisien, khususnya ditinjau dari segi cost," lanjut Nandi.

Proses otomasi atau penggunaan robot yang lebih banyak, memang terlihat mampu mengoptimalkan proses produksi. Tapi, TMMIN memilih untuk tidak menggunakan itu. "Proses produksi memang sebaiknya padat karya. Karena kami juga berkewajiban untuk menyediakan lapangan pekerjaan," tutup Nandi.

Komentar