AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Terkena Aturan Taksi Online, Banyak Pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Jual Mobil Bekasnya

Terkena Aturan Taksi Online, Banyak Pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Jual Mobil Bekasnya

Mobil pribadi yang dapat dimanfaatkan sebagai taksi berbasis aplikasi harus memiliki kapasitas mesin di atas 1.300 cc. Karena terkena aturan taksi online tersebut, banyak pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra jual mobil bekasnya

Merujuk dari Peraturan Menteri Perhubungan No. 32 tahun 2016 tentang Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, pasal 18 ayat (2), diatur pelayanan angkutan sewa wajib menggunakan kendaraan penumpang umum minimal 1.300 cc. Artinya, mobil pribadi yang dapat dimanfaatkan sebagai taksi berbasis aplikasi harus memiliki kapasitas mesin di atas 1.300 cc. Karena terkena aturan taksi online tersebut, banyak pemilik Toyota Calya dan Daihatsu Sigra jual mobil bekasnya.

Sejak awal peluncuran hingga bulan September, Daihatsu Sigra terjual sebanyak 12.414 unit dan Toyota Calya  21.700 unit menurut data dari masing-masing APM. Beberapa pembelinya menggunakan untuk usaha taksi online. Namun, dengan adanya peraturan bahwa taksi online tidak bisa dengan mobil di bawah 1.300 cc, maka pasar mobkas mulai dimasuki oleh MPV LCGC tersebut

"Mulai awal Oktober, banyak konsumen yang datang dan ingin menjual mobil Calya ataupun Sigra di area pasar mobil Kemayoran. Bahkan mereka tidak segan untuk langsung menukar dengan mobil MPV seperti Avanza agar bisa digunakan untuk taksi online," ujar Andi salah satu pemilik dealer penjualan mobil bekas di Kemayoran.

Di tokonya, sudah terdapat 5 mobil Calya yang dijual konsumen dan ditukar dengan mobil Avanza atau Ertiga 2014 dan 2015. Ketika tim Auto Bild bertanya, apakah mobil Calya ini akan dijual kembali di ke konsumen?

"Kami lebih suka melempar mobil LCGC ini ke daerah, karena harga jual bisa jauh lebih tinggi dibanding di Jakarta bisa mematikan putaran harga jual disini," tambahnya.

Komentar