AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Toyota Catat Penjualan Ritel 34.499 Unit di Oktober 2016

Toyota Catat Penjualan Ritel 34.499 Unit di Oktober 2016

Toyota catat penjualan di pasar ritel sebanyak 34.499 unit di Oktober 2016 atau naik 19,5% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 28.880 unit

Respons positif dari konsumen terhadap produk-produk baru yang diluncurkan dalam semangat Let's Go Beyond, berhasil menjaga laju pertumbuhan penjualan Toyota sepanjang 2016. Toyota catat penjualan di pasar ritel sebanyak 34.499 unit di Oktober 2016 atau naik 19,5% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 28.880 unit.

Dengan capaian bulan lalu, total penjualan Toyota pada Januari-Oktober 2016 adalah sebanyak 314.678 unit atau tumbuh 18,8% dibandingkan dengan Januari-Oktober 2015 sebesar 264.847 unit. Sepanjang 10 bulan pada 2016, Toyota berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan market share 36,1%.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan kondisi pasar otomotif nasional masih belum begitu positif, kendati sudah menunjukkan tren pertumbuhan. Hal itu terlihat dari pertumbuhan pasar nasional pada Januari-Oktober 2016 yang hanya naik 2,9% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015.

“Kita berharap dalam dua bulan ke depan atau sampai akhir tahun, pasar otomotif dapat tetap terus meningkat. ” ujar Henry.

“Toyota berhasil mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan sehingga kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah memberikan kepercayaannya terhadap produk, teknologi, dan servis yang kami hadirkan dalam semangat Let’s Go Beyond,” lanjut Henry.

Didominasi MPV dan SUV

Sama seperti tren pasar nasional secara keseluruhan, pertumbuhan penjualan Toyota didominasi segmen MPV dan SUV. Di segmen MPV, penjualan Toyota pada Januari—Oktober 2016 di pasar ritel mencapai 197.036 unit atau naik 34,9% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 146.075 unit. Ini membuat pangsa pasar Toyota di segmen MPV naik dari 48,3% menjadi 55,3%.

Dominasi Toyota di MPV didukung oleh line-up yang komplit di semua segmennya, mulai dari entry MPV yaitu Calya, low MPV dengan adanya Avanza & Veloz, serta Sienta, medium MPV yaitu Kijang Innova, high MPV yaitu NAV1, dan luxury MPV yaitu Alphard.  

Pada periode yang sama, melalui dua produk andalan di segmen SUV yaitu Toyota Rush di segmen medium SUV dan Fortuner di segmen high SUV membukukan total penjualan ritel 42.265 unit, atau tumbuh 32,9% dibandingkan periode yang sama pada 2015 sebesar 31.806 unit.

Toyota Fortuner berhasil tampil sebagai motor penggerak di segmen high SUV dengan akumulasi penjualan ritel Januari-Oktober 2016 sebanyak 21.745 unit atau naik 112,8% dibandingkan Januari-Oktober 2015 sebesar 10.220 unit.

Pencapaian ini berhasil menempatkan Fortuner sebagai market leader dengan pangsa pasar 44,9% dibanding pada 2015 sebesar 27,3%. Sementara, untuk Toyota Rush angka penjualan relatif terbilang stabil yaitu 20.520 unit dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 21.586 unit.

Hatchback dan Sedan Lesu

Sepanjang 10 bulan di tahun ini, segmen hatchback dan sedan secara nasional penjualannya mengalami kelesuan. Pada periode Januari-Oktober 2016, total penjualan ritel sedan secara nasional tercatat sebanyak 11.369 unit atau turun 20,3% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 sebanyak 14.266 unit.

Pada saat yang sama, penjualan ritel Toyota di segmen sedan masih tergolong memuaskan yaitu sebanyak 5.220 unit. Toyota mampu bertahan sebagai market leader di segmen sedan dengan pangsa pasar 45,9%.

Sementara itu, di segmen hatchback, Toyota berhasil mengakumulasi penjualan ritel Januari-Oktober 2016 sebanyak 58.246 unit, dan berhasil mencatatkan pangsa pasar dominan sebesar 34%.

Tags toyota sales

Komentar