AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Yoshihiro Nakata Jabat Presiden Direktur Baru TAM

Foto : istimewa

Yoshihiro Nakata Jabat Presiden Direktur Baru TAM



Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Toyota-Astra Motor (TAM) yang berlangsung kemarin (5/4) menunjuk Yoshihiro Nakata sebagai Presiden Direktur TAM yang baru. Nakata akan menggantikan Hiroyuki Fukui yang mendapat tugas baru sebagai Chief Executive Officer (CEO) Toyota Motor Asia Pacific (TMAP), perusahaaan yang bertanggungjawab untuk operasional Toyota di wilayah Asia Pasifik.

“Tiga tahun adalah masa yang pendek, tapi mengingat tantangan besar pada dinamika pasar otomotif dalam beherapa tahun terakhir, sungguh saya mendapat pengalaman yang berharga sebagai CEO Toyota-Astra Motor.  Sekaligus juga menambah keyakinan saya bahwa perusahaan ini ternyata mempunyai sumber daya manusia yang luar biasa untuk terus berkembang di masa depan,” kata Fukui.

Yoshihiro Nakata sebagai Presiden Direktur TAM yang baru mengatakan, kepercayaan yang diberikan oleh pemegang saham merupakan satu kehormatan dan juga tantangan sejalan dengan kemajuan dunia otomotif Indonesia.

“Saya merasa mendapat kehormatan, dan mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar saya bisa menjalankan tanggung jawab sebagai CEO dengan baik dan membawa perusahaan untuk terus mengalami kemajuan dan pertumbuhan,” kata Nakata.

Nakata mulai bergabung dengan Toyota Motor Corporation pada April  1991 dengan jabatan terakhir sebagai Deputy GM, Toyota Planing Division TMC.   Di lingkungan Toyota-Astra Motor, Nakata bukanlah orang baru karena pada Januari 2006 hingga Desember 2009 pernah bertugas sebagai Executive Coordinator, Sales Department Manager Planning & Customer Relation  Division TAM.

“Saya sudah pernah bekerjasama dengan teman-teman di TAM dan saya tentu berharap kehadiran saya sekarang ini bisa lebih memperkuat kerjasama yang pernah kita lakukan,” kata Nakata.

Di bawah Fukui, TAM tetap kokoh sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Toyota di Indonesia mampu mempertahankan posisinya sebagai market leader dengan pangsa pasar. Data mencatat, pada 2015 penjualan TAM di pasar ritel mampu mencapai 325.939 unit dan naik 19,10 % menjadi 388.204 unit. Begitu juga di pasar whole sales, pada periode yang sama penjualan TAM naik 18,56% dari 321.818 unit ke posisi 381.566 unit.

Angka-angka tersebut menunjukkan kinerja pertumbuhan penjualan TAM jauh di atas rata-rata industri yang hanya sekitar 5%. Tak kalah pentingnya, di bawah kepemimpinan Hiroyuki Fukui Toyota Indonesia mampu meningkatkan posisinya di kancah global.  Sejak  2014, posisi TAM yang sebelumnya berada pada posisi ke 5 naik ke posisi ke 4 menggantikan posisi Thailand dan posisi tersebut terus bertahan sampai saat ini.

Komentar

Berita Terkait

bisnis

Senin, 30 Januari 2017

Toyota Avanza Pimpin Penjualan Low MPV di Indonesia

Toyota Avanza memimpin penjualan Low MPV . Titel raja Low MPV rasanya masih tepat disematkan kepada Toyota Avanza dengan total penjualan terbanyak

umum

Minggu, 26 Maret 2017

Kotak Tisu Toyota Innova