AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Smart Vision EQ Fortwo

Foto : Bimo Aribowo

Smart Vision EQ Fortwo Konsep Berkendara Era Digital



Mercedes-Benz memperkenalkan konsep berkendara di era digital lewat smart vision EQ Fortwo di pembukaan Frankfurt Motor Show (12/9) lalu. Meski masih berupa konsep, namun diyakini smart vision EQ fortwo adalah solusi dalam waktu dekat. Bahkan smart vision EQ fortwo sudah bisa dijalankan layaknya mobil produksi massal. EQ merupakan sub-brand dari Mercedes-Benz yang fokus pada kendaraan ramah lingkungan.

Dr. Dieter Zetsche, chairman board management Daimler AG and Head Mercedes-Benz Cars menyebut, smart vision EQ fortwo mengusung konsep CASE, yaitu singkatan dari Connected, Autonomous, Shared dan Electric. Artinya smart vision EQ fortwo terkoneksi dengan aplikasi di smartphone dan jaringan internet. Ia juga swakemudi sehingga tidak ada setir, tuas transmisi dan pedal rem atau gas.

Smart vision EQ fortwo mengakomodasi berbagi tumpangan dengan orang lain seperti yang ada di aplikasi taksi online saat ini. Namun, berbagi tumpangan hanya bisa  dengan satu orang lain, karena kapasitas tempat duduknya hanya dua orang. Kita juga dapat  memilih siapa teman perjalanan kita sesuai dengan hobi atau ketertarikan pada hal yang sama. Dan terakhir, konsep elektrik di smart vision EQ fortwo dipakai karena seluruhnya dijalankan memakai motor elektrik.

Komentar

Berita Terkait

mobil-baru

Rabu, 13 Juli 2016

Smart Fortwo dan Forfour Berperforma Racikan Brabus

Smart Fortwo dan Forfou diracik ulang dengan campur tangan tuner kenamaan, Brabus, untuk mendapatkan performa terhebat