AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Auto Bild Indonesia dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Gelar Auto Bild Technical Forum 2016

Foto : Akbar Keimas

Auto Bild Indonesia dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Gelar Auto Bild Technical Forum 2016

Auto Bild Indonesia dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT TMMIN) gelar Auto Bild Technical Forum (ABTF) 2016 bertempat di pabrik TMMIN Karawang, Jawa Barat. Kegiatan yang diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas se-jabodetabek

Auto Bild Indonesia dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (PT TMMIN) gelar AutoBild Technical Forum (ABTF) 2016 bertempat di pabrik TMMIN Karawang, Jawa Barat. Kegiatan yang diikuti sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas se-jabodetabek, di antaranya adalah Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Moestopoe Beragama, Universitas Gunadarma, Universitas Pancasila, Universitas Singa Perbangsa, Institut Teknologi Indonesia, Politeknik STMI, UNSADA dan Universitas Atmajaya.

Dalam kegiatan ini seluruh peserta diajak untuk mengikuti plant tour. Dalam kegiatan tur tersebut para peserta dikenalkan pada proses pembuatan mobil Toyota dari mulai bahan lembaran baja hingga berbentuk mobil. Sembari itu, mereka juga diajak mengikuti lomba foto “Capture Best Moment” yang digelar Auto Bild bersama PT TMMIN dan berhadiah puluhan juta rupiah.

Dengan menggunakan teknologi tercanggih saat ini para peserta dibuat takjub dengan metode pembuatan yang mengandalkan banyak bantuan robot tersebut sehingga proses kerja yang diterapkan sangat sangkil dan hanya membutuhkan waktu sekitar 22 jam untuk terciptanya satu unit.

Dipandu Bapak Eka selaku penanggung jawab divisi assy line PT TMMIN,  ia jabarkan berbagai hal yang berkaitan dengan proses produksi, seperti TPS & Pakayoke, Karakuri, Drop Engine dan front axle line.

“Di area ini kerangka bodi utuh akan dirangkai dengan bagian mobil lainnya seperti frame, mesin, kursi, roda, lampu, kaca dan lainnya. Konsep Just in Time diterapkan dengan ketat. Banyaknya bagian yang harus dirakit yang datang dari pemasok Toyota harus selalu tersedia dalam jumlah dan waktu yang diperlukan. Salah satu alat pendukung yang kami gunakan untuk menjaga ketersediaan suplai komponen dari pemasok adalah Kanban. Kanban adalah alat pemberi instruksi untuk memproduksi dan mengirim barang serta kontrol visual untuk memeriksa ketersediaan barang,” ujar Eka kepada para peserta.

Selanjutnya, tur diteruskan dengan menyambangi divisi Final Test yang digawangi oleh Isa. Menurut Isa, Toyota menerapkan “Build in Quality”. Prinsip ini mengharuskan setiap proses produksi menjaga kualitas produk yang sesuai standar sebelum dikirimkan ke proses berikutnya.

“Pintu gerbang kualitas terakhir pada proses pembuatan mobil Toyota terletak di proses quality inspection (tes kualitas). Semua mobil yang telah diproduksi di assembling shop menjalani proses pengecekan kualitas terakhir untuk mewujudkan kepuasan pelanggan. Beberapa tes antara lain tes kecepatan, tes pengereman dan tes kebocoran harus dilalui oleh semua mobil Toyota sebelum dikirim ke konsumen. Pabrik TMMIN juga memiliki fasilitas test course/lintasan uji pacu sepanjang 1 km yang dilengkapi fitur lintasan pacu lurus, tikungan, tanjakan, jalan tidak mulus dan simulasi banjir yang dipergunakan untuk pengujian kualitas kendaraan,” tutup Isa.

Komentar