AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Mercedes-Benz GLC F-Cell

Foto : Bimo Aribowo

Mercedes-Benz GLC F-Cell, Mobil Hidrogen Segera Diproduksi



Secara diam-diam ternyata Mercedes-Benz sedang mengembangkan mobil berbahan bakar hidrogen. Mobil tersebut diberi nama Mercedes-Benz GLC F-Cell.

Tidak lama lagi, mobil ini akan diproduksi massal dan siap jual. Wujud nyatanya pun telah hadir di Frankfurt Motor Show 2017. Model ini bukan hanya hadir sebagai produk konsep, lebih dari itu, ini merupakan model praproduksi.

Sepintas, tampilan luar dan dalamnya tak jauh berbeda dari GLC berbahan bakar bensin yang telah dijual di Indonesia. Akan tetapi, desain gril  pada  model ini diberi siluet berwarna biru. Begitu pula dengan pelek. Emblem F-Cell di buritan mempertegas jika GLC ini adalah mobil fuel cell yang berbahan bakar gas hidrogen.

Uniknya GLC F-Cell ini tak sepenuhnya bergantung pada hidrogen untuk menghasilkan listrik yang menggerakkan motor dari poros roda belakang. Namun juga mampu di-charge langsung dari soket listrik rumahan layaknya plug-in hybrid. Kondisi ini membuat daya jelajahnya bertambah jauh. Di mode berkendara hybrid, dengan mengonsumsi hidrogen ia mampu melaju sejauh 437 km hingga persediaan hidrogen habis. Sedangkan baterai listriknya mampu menjelajah sejauh 49 km. Mercedes-Benz mengklaim tenaga maksimal motor elektrik GLC F-Cell mencapai 200 dk dengan torsi 350 Nm.

Sebelumnya, Toyota Mirai lebih dulu menjual mobil hidrogen. Sayangnya infrastruktur pengisian hidrogen masih terbatas, bahkan di ngara-negara maju sekalipun. Namun mobil hidrogen akan menjadi lebih populer di masa depan seiring mulai banyaknya dijual mobil full elektrik.

Komentar