AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Tes Drive Mitsubishi Pajero Sport Dakar Terbaru di Diesel Challenge 2016

Foto : Tim Auto Bild

Tes Drive Mitsubishi Pajero Sport Dakar Terbaru di Diesel Challenge 2016

Auto Bild lakukan tes drive Mitsubishi Pajero Sport Dakar terbaru di Diesel Challenge 2016. Dibanding generasi sebelumnya, Mitsubishi Pajero Sport Dakar terbaru ini mengalami banyak pembenahan

Auto Bild lakukan tes drive Mitsubishi Pajero Sport Dakar terbaru di Diesel Challenge 2016. Dibanding generasi sebelumnya, Mitsubishi Pajero Sport Dakar terbaru ini mengalami banyak pembenahan.

Saat diluncurkan pertama kali di Tanah Air, Mitsubishi Pajero Sport Dakar digadang-gadang memiliki performa lebih tinggi dibanding model sebelumnya. Bahkan dibanding beberapa rival sekelasnya. Hal itu karena beberapa pembenahan yang dilakukan Mitsubishi pada mesin dan transmisi Big SUV itu.

Spesifikasi teknisnya pun menjelaskan seperti itu. Mesin diesel Pajero Sport Dakar ini diberi teknologi terkini Mitsubishi yakni MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve Timing Electronic Control System).

Berkat teknologi untuk mengatur durasi, timing dan tinggi bukaan katup itu, mesin diesel dengan kapasitas 2.442 cc 4 silinder turbodiesel itu bisa menghasilkan daya lebih besar dibanding generasi mesin sebelumnya.

Output tenaganya mencapai 181 dk atau naik 5 dk. Sedangkan torsinya naik 80 Nm menjadi 430 Nm pada 1.800 rpm. Figur itu pun cukup besar dibanding beberapa kontestan di Diesel Challenge tahun ini.

Tak hanya itu, transmisi 8-speed dari ZF digunakan menggantikan versi 5-speed di model sebelumnya. Sehingga kemampuan akselerasi di kecepatan menengah bisa lebih baik. Kami pun ingin membuktikannya.

Pembuktian dilakukan dengan berakselerasi 30-60 km/jam. Pada kondisi 1 penumpang, SUV ini mampu menuntaskan tes itu dalam 3,1 detik dan ia pun masuk dalam 4 besar.

Sementara ketika diisi 5 penumpang, waktu akselerasinya 3,6 detik. Pencapaian itu tergolong cepat, mengingat bobot kosong mobil yang mencapai 1.935 kg.

Sementara pada tes akselerasi 0-60 km/jam, bisa diselesaikan dalam 4,8 detik (dengan 1 penumpang) dan 5,6 detik (dengan 5 penumpang).

Meski bodinya bongsor, ban belakang dengan tapak lebar menjejak dengan baik di permukaan jalan dan membuat start akselerasinya cukup baik tanpa overspin.



Pada Diesel Challenge tahun ini, Pajero Sport Dakar menjadi salah satu kontestan yang masih mengandalkan sasis tangga. Dengan jenis sasis itu, jelas durability-nya tinggi.

Tapi begitu uji konsumsi bahan bakar di jalan mulus, perlu mengatur ritme dan memanfaatkan momentum dengan lebih cermat untuk menjaga raihan konsumsi bahan bakarnya.

Mengaktifkan mode Eco, pedal gas terasa mengambang kala diinjak untuk berakselerasi secara gradual. Butuh kesabaran lebih, guna mengail tenaganya.

Tiap perpindahan giginya pun berlangsung di kisaran 1.600 rpm. Lalu saat melaju konstan, konsumsi bahan bakar aktual Pajero Sport Dakar di MID bisa menyentuh angka 18 km/l.

Namun, lalu lintas di pengetesan ini tak selalu lengang. Ketika menjumpai jalan raya yang padat menuju Anyer, konsumsi bahan bakarnya melorot dengan cepat saat mengimbangi irama lalu lintas. Hingga pada saat penghitungan akhir, Pajero Sport Dakar mencatat 17,2 km/l (rute kombinasi).

Memang di tes Diesel Challenge ini, figur konsumsi BBM SUV Mitsubishi tidak bisa dibilang gemilang. Tapi jika mengingat bodinya yang bongsor, pencapaian itu jelas tidak buruk.

Terlebih angkanya tidak berselisih jauh dengan beberapa SUV lain di tes ini. Teknologi MIVEC dan transmisi otomatis 8-speed sukses mengantarkan big SUV ini mencetak hasil cukup baik.


 

352/48-49(19Okt-1Nov16)

Komentar