AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Toyota Eco Youth ke-10 Hasilkan 2.543 Proyek Lingkungan dari Seluruh Indonesia

Toyota Eco Youth ke-10 Hasilkan 2.543 Proyek Lingkungan dari Seluruh Indonesia

Toyota Eco Youth ke-10 hasilkan 2.543 proyek lingkungan dari seluruh Indonesia. Kompetisi lingkungan hidup tingkat sekolah lanjutan atas (SLTA) Toyota Eco Youth (TEY) semakin menarik perhatian siswa SMK dan SMA di seluruh Indonesia

Toyota Eco Youth ke-10 hasilkan 2.543 proyek lingkungan dari seluruh Indonesia. Kompetisi lingkungan hidup tingkat sekolah lanjutan atas (SLTA) Toyota Eco Youth (TEY) semakin menarik perhatian siswa SMK dan SMA di seluruh Indonesia, yang terlihat dari jumlah proposal yang masuk ke panitia seleksi.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2005 hingga saat ini, tercatat total 5.000 proposal yang masuk ke panitia dengan melibatkan sekitar 1.400 sekolah di seluruh wilayah Indonesia.

Ada 2.543 Proposal

Tahun ini, TEY sudah memasuki penyelenggaraan ke-10. Antusiasme para pelajar SLTA dan sederajat semakin meningkat yang terlihat pada jumlah proposal proyek lingkungan yang masuk sebanyak 2.543 proposal, atau naik 41% dibandingkan dengan TEY ke-9 sebanyak 1.709 proposal.

Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, menyebutkan bahwa TEY merupakan salah satu program CSR Toyota Indonesia bagi siswa SMA/SMK sederajat yang bertujuan untuk menjadikan mereka sebagai agent of change demi memperbaiki kualitas lingkungan dan pengembangan ide-ide pelestarian lingkungan.

"Kami bersyukur sejak awal penyelenggaraan hingga saat ini para siswa dari sekolah-sekolah di seluruh Indonesia memperlihatkan antusias yang tinggi terhadap TEY,” ujar Henry, dalam kesempatan terpisah, hari ini.

“Jumlah proposal yang masuk pada TEY ke-10 ini pun melebihi perkiraan yaitu lebih dari 2.500 proposal. Kami berharap semangat peduli terhadap lingkungan yang dituangkan dalam proposal tersebut akan semakin menginspirasi masyarakat dan para pelajar untuk menciptakan kehidupan lingkungan yang lebih baik lagi di masa depan," ucapnya.

Dipilih 25 Terbaik

Rangkaian TEY ke-10 sudah dimulai sejak bulan Maret 2016 dan saat ini sudah terpilih 25 finalis terbaik, yang terdiri dari 15 proposal terbaik untuk kategori Science yang berkaitan dengan proyek-proyek ilmiah, dan 10 proposal terbaik untuk kategori Social Movement yang berkaitan dengan gerakan sosial yang dapat berdampak positif bagi lingkungan.

Memasuki tahapan penilaian 25 finalis terbaik, rangkaian TEY ke-10 dilanjutkan dengan meninjau proyek TEY yang dikembangkan oleh para siswa tersebut. Hari ini, Kunjungan Proyek kepada 3 finalis dari Jawa Tengahyaitu 2 proyek dari SMAN 2 Semarang dan 1 proyek dari SMAN 1 Blora.

Selain kegiatan Kunjungan Proyek, di saat yang beramaan Toyota Indonesia juga memberikan penghargaan kepada ketiga finalis asal Jawa Tengah tersebut di SMAN 2 Semarang, sebagai wujud apresiasi atas prestasi mereka di TEY.

Dari seluruh sekolah finalis tersebut, SMA Negeri 2 Semarang, Jawa Tengah, merupakan satu-satunya sekolah yang kedua proposal proyeknya baik untuk kategori science dan sosial, berhasil lolos menjadi finalis.

Pada kategori Science, SMA Negeri 2 Semarang mengajukan proposal proyek berjudul Fit (Paving Electric) Pembagi Listrik Berbiaya Rendah dan di kategori Social Movement berjudul Eco Package for a Better Future.

Selain itu, untuk perwakilan dari Jawa Tengah juga terdapat SMAN 1 Blora yang terpilih sebagai finalis dengan judul proposal “ Sandal Organik dengan Alas dari Limbah Serpihan Kayu”. Pada Toyota Eco Youth ke-9, SMAN 1 Blora meraih juara 2 katagori Science.

Acara kunjungan Proyek dan Penghargaan Finalis ini juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang mengapresiasi prestasi finalis dari Jawa Tengah dan berharap generasi muda terus berkontribusi dalam perbaikan lingkungan.

25 Finalis Toyota Eco Youth ke-10

Untuk meningkatkan kualitas progam, mulai TEY ke-10 ini Toyota telah memperluas cakupan kolaborasi atau kerjasama. Jika sebelumnya hanya melibatkan internal sekolah dan lingkungan sekitar sekolah, kini juga melibatkan peran universitas sebagai pembimbing dan pendampingan selama pelaksanaan proyek khususnya bagi 25 proyek peserta yang berhasil menjadi finalis.

“Kami juga ingin adanya peningkatan kualitas proyek (improvement) agar tepat guna dan lebih bermanfaat, sehingga dibutuhkan keterlibatan lingkungan sekitar yang lebih optimal,” kata Darmawan Widjaja, Direktur TAM, dalam acara Genba di SMAN 2 Semarang, hari ini.

Dilandasi semangat Toyota Let’s Go Beyond, pelaksanaan TEY ke-10 mengambil tema Ecosociopreneurship. Tema ini diharapkan akan menstimulus peserta bersaing menampilkan proyek lingkungan yang didukung oleh kegiatan yang menghasilkan dana untuk membiayai keberlangsungan operasional proyek secara mandiri, agar bisa mencapai manfaat yang lebih besar dan melebihi ekspektasi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Dari 25 proposal proyek yang masuk, sekolah-sekolahnya berasal semua pulau di Indonesia, yang terdiri dari 7 sekolah dari Pulau Sumatera, 12 sekolah dari Jawa dan Bali, serta masing-masing 2 sekolah dari Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Komentar