AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

  • Mercedes-Benz SL 400

    Foto : Rynol Sarmono

First Drive Mercedes-Benz SL 400 Facelift AMG Line

First Opinion
Versi facelift dari SL 400 saat ini adalah pilihan satu-satunya dari Mercedes-Benz Indonesia untuk Anda yang mendambakan sebuah roadster legendaris sejati. Tampilannya dapat menegaskan strata sosial Anda di kalangan jetset meski dengan harga jual yang terbilang cukup mahal untuk sebuah Mercedes-Benz tanpa nafas AMG murni di mesinnya.


Sekilas Pandang
- Ia dijual hanya dalam satu pilihan varian di Indonesia, yakni Mercedes-Benz SL 400 AMG Line
- Audionya dilengkapi dengan sistem dari Harman Kardon
- Integrated Service Package (ISP) sudah termasuk dalam penjualan, memberi pelayanan perawatan dan perbaikan gratis selama 3 tahun pertama tanpa batas jarak tempuh

Sebelum kami mulai memuja mobil ini, perlu diingat bahwa ia adalah versi facelift dari varian SL 400 AMG Line yang bahkan sudah dijual sejak tahun 2013 di Indonesia.

Lucunya, hingga saat ini versi non-facelift-nya juga masih dijual bersandingan dengan versi facelift terbaru.

Banderol harga keduanya pun sama yaitu Rp 1,999 miliar off the road. Hal ini tak membuat kami heran, karena tawaran paling menggiurkan hanyalah wajah yang kini sudah di-update sesuai dengan bahasa desain Mercy kontemporer.

Pun begitu dengan interiornya. Tak banyak berubah kecuali lingkar kemudi flat bottom ala Mercy kontemporer yang kini lebih luwes dibanding sebelumnya.

Keluhan kami juga tertuju pada sistem pengaturan pendingin udara dan infotainment yang terkesan jadul untuk sebuah Mercedes-Benz.

Sejatinya kami mengharapkan ubahan lebih banyak untuk SL terbaru. Namun, ia juga tetap membawa kabar baik dengan mempertahankan kemewahan superior soal bahan kulit yang membalut seluruh kabin. Apalagi dengan tetap menghadirkan jam analog di tengah dasbor yang turut mendukung kesan mewah.

Secara keseluruhan tampilan SL 400 facelift terlihat lebih segar pasca operasi wajah yang dijalani. Menjadi varian paling murah dari SL-Class saat ini, ia harus puas dengan mesin V6 turbo yang diusungnya.

Mesin berkapasitas 2.996 cc miliknya kini dapat menghasilkan 367 dk dan torsi sebesar 500 Nm. Figur ini terlihat menjanjikan di atas kertas, namun jangan lupakan bobot 1.735 kg yang harus didorongnya.

Menurut pihak Mercedes-Benz ia diklaim mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam tempo 4,9 detik. Pun begitu dengan konsumsi bahan bakar kombinasi yang disebut-sebut mampu berjalan 12,98 km/l menurut pihak Mercy.

Kami menurunkan ekspektasi soal suara garang seperti layaknya sebuah AMG murni. Namun, ternyata suara yang keluar setelah anak kunci diputar pun tak terlalu mengecewakan.

Masih terdengar suara raungan bulat ala mesin V6 meski hanya sayup-sayup saat di mode Comfort. Kami segera memindahkan mode berkendara yang kini disebut DYNAMIC SELECT ke Sport+.

Sontak suara dari knalpotnya pun sedikit mengeras. Suara ini tidak brutal, tidak juga sangar namun sudah cukup untuk dinikmati saat berkendara dengan atap terbuka.

Harus disayangkan atap ini hanya dapat dibuka-tutup saat mobil dalam keadaan statis. Sehingga ketika hujan, Anda diwajibkan menepi terlebih dahulu untuk sekadar menutup atapnya.

Sebelum mulai mencobanya kami dibuat kagum dengan pengaturan jok elektris yang sangat leluasa dengan posisi yang sangat rendah. Karena dengan posisi duduk rendah, pusat gravitasi dari mobil pun semakin rendah dan hal ini akan berefek baik pada kemampuan mobil meminimalisir body roll.

Berjalan di area tertutup, kurang puas rasanya untuk mengetahui lebih banyak soal rasa berkendara yang ditawarkan sebuah SL.

Sejauh ini pada mode Sport+, suspensi berubah lebih kaku tanpa harus terasa terbanting-banting seperti berada di mobil balap serius.

Apresiasi tertinggi untuknya ketika berada di mode Comfort, ia terasa sangat bersahaja berkat bantingan suspensi yang lembut dan perpindahan transmisi yang halus. Ini berkat sistem suspensi adaptif dan transmisi 9G-TRONIC terbaru milik Mercy.

Kami dapat membayangkan berkendara di daerah pegunungan dengan mobil ini, sembari menikmati udara segar berkat atap terbukanya.

Kekhawatiran soal rusaknya penampilan Anda saat harus membersihkan kaca depan ketika kotor kini juga dapat teratasi di SL 400 facelift.

Anda dapat leluasa menyemprotkan cairan pembersih dengan sistem yang mutakhir tanpa harus takut kebasahan. Sistem ini disebut MAGIC VISION oleh Mercedes-Benz, ia memungkinkan cairan pembersih kaca terdistribusi dengan rapi melalui jalur air di sekujur wiper-nya.

 

 

359/28-29(25Jan-7Feb17)

Komentar

Berita Terkait

mobil-baru

Rabu, 23 November 2016

Mercedes-Benz Indonesia Turut Luncurkan Mercedes-AMG S 63 Coupe dan Mercedes-Benz SL 400

PT Mercedes-Benz Indonesia resmi menghadirkan dua model baru yakni Mercedes-AMG S 63 Coupe dan Mercedes-Benz SL 400 di sela-sela Mercedes-Benz Star Expo 2016

umum

Rabu, 23 November 2016

Mercedes-Benz Star Expo 2016 Dimeriahkan 30 Tipe Mobil

PT Mercedes-Benz Indonesia (M-BI) sepanjang 5 hari (23-27/11) menggelar event sales terbesar mereka berlabel Mercedes-Benz Star Expo 2016. Ada lebih dari 30 tipe mobil Mercy dipajang untuk memeriahkan acara ini

knowledge

Selasa, 1 November 2016

Mercedes-Benz S-Class Facelift 2017 Akan Mendapat Teknologi Hybrid

Mercedes-Benz telah mengungkapkan akan mendatangkan Mercedes-Benz S-Class facelift di tahun 2017. Perusahaan mengklaim model pembaruan S-Class ini akan mengandalkan mesin baru. Mercy S-Class facelift diklaim akan menjadi kendaraan hybrid