AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Chevrolet Trailblazer LTZ

    Foto : Purwandana Budyandaka

Mencoba Chevrolet Trailblazer Terbaru Di Indonesia

First Opinion
Diluar tampangnya yang kini lebih maskulin, berlimpahnya fitur dengan tawaran harga lebih murah dari kompetitornya menjadi senjata ampuh untuk bersaing ketat di kelas Big SUV yang selama ini didominasi oleh produsen asal Jepang.


Sekilas Pandang
- Tersedia dalam pilihan varian LT yang dijual lebih murah, Rp 430 juta
- Dilengkapi Daytime Running Lights (DRL) LED
- Lampu utama masih mengandalkan sistem reflektor dengan bohlam halogen

Hampir semua produsen mobil di Indonesia sangat gemar menggunakan kata “All-New” saat meluncurkan produk barunya. Padahal jika ditelisik lebih dalam, bisa saja produk ini masih mengandalkan resep yang mirip dengan pendahulunya.

Seperti halnya Chevrolet Trailblazer yang baru saja diluncurkan secara resmi 23 Februari lalu. Berusaha membangun kesan lebih segar, ubahan Fascia pun dilakukan meski masih tertinggal bahasa desain ‘lawas’ di bagian samping dan belakang.

Faktanya, ia masih menggunakan basis sama dengan Trailblazer generasi sebelumnya yang juga berbagi platform dengan rekan sekorporasi-nya, Isuzu MU-X.

Walau begitu, pihak Chevrolet menyebutkan bahwa mereka telah melakukan sejumlah ubahan kecil pada sasis serta setelan suspensinya. Sejauh ini, penyetelan yang dilakukan cukup jitu untuk mengubah mobil yang sejatinya terasa ‘malas’ menjadi sedikit lebih menyenangkan dan patuh untuk diajak bermanuver.

Sisi negatifnya, dengan setelan lebih kaku ia harus rela mengorbankan sedikit kenyamanannya ketika melibas jalan berkontur buruk. Namun, hal ini bukanlah tajuk utama soal ancaman dari Trailblazer terbaru. Adalah mesin dan beragam fitur barunya yang terbilang superior di kelas Big SUV.

Berbekal mesin baru yang diberi label Duramax Diesel, kini ia menggunakan mesin berkapasitas 2.500 cc VGT dengan keluaran tenaga 180 dk dan torsi 440 Nm!

Tak hanya itu, transmisinya juga mengalami pembenahan. Bertajuk Centrifugal Pendulum Absorber (CPA) Torque Converter, ia diklaim mampu mengurangi kebisingan dan getaran, lebih responsif, serta dapat menekan konsumsi BB M sehingga lebih irit.

Setelah kami mendapat kesempatan mencoba dengan waktu yang terbatas. Dapat kami simpulkan bahwa mesin ini terasa menjanjikan, tak perlu usaha menginjak gas terlalu dalam untuk membuatnya merayap di tanjakan yang curam.

Penyempurnaan pada transmisi pun berbuah manis pada kehalusan perpindahan giginya. Sayang, soal kecekatan ia masih terasa lebih lamban dari ekspektasi kami. Lantas, bagaimana dengan fitur yang ditawarkan?

Dapat kami katakan bahwa ancaman terbesar berasal dari melimpahnya fitur yang ditawarkan Trailblazer. Mulai dari Remote Engine Start, Side Blind Zone Alert, Lane Departure Warning, Forward Collision Alert, Hill Start Assist, Hill Descent Control, Tire Pressure Measuring System, hingga kamera mundur yang dilengkapi Rear Cross Traffic Alert. Hal ini menjadi amunisi berbahaya dan setelah kami teliti, sebagian dari fitur keselamatan yang disematkan lebih sering ditemui pada mobil-mobil premium. Kembali harus kami sesalkan, fitur penggerak 4 rodanya harus absen dan mengurangi kesenangan berkendaranya karena kemampuan off-road yang terbatas.

Berusaha membayarnya, Chevrolet Trailblazer LTZ terbaru ini dibanderol Rp 455 juta. Tentunya dengan harga nyaris Rp 50 juta lebih murah dari rival abadinya seperti Mitsubishi Pajero Sport Dakar 4X2 AT atau Toyota Fortuner VRZ 4x2, ia dapat menjadi pukulan telak untuk mematahkan dominasi pasar Big SUV asal Jepang di Indonesia.

 

 

362/28-29(8-21MAr17)

Komentar

Berita Terkait

mobil-baru

Kamis, 29 Desember 2016

Inilah Amunisi Chevrolet Trailblazer 2017 Terbaru di Segmen Big SUV di Indonesia

Masuk di segmen Big SUV, mobil ini akan bersaing dengan Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, dan juga Isuzu MU-X. Lantas apa saja perubahan yang diusung mobi ini? Inilah amunisi Chevrolet Trailblazer di segmen Big SUV di Indonesia

problema

Senin, 5 Desember 2016

Tips Beli Mobil Bekas Chevrolet Trailblazer di Indonesia

Inilah tips beli mobil bekas Chevrolet Trailblazer di Indonesia. Berminat untuk beli Chevrolet Trailblazer bekas tahun 2013. Modelnya tidak pasaran dan saya suka karena ia merek Amerika

problema

Senin, 5 Desember 2016

Tips Beli Mobil Bekas Chevrolet Trailblazer di Indonesia

Inilah tips beli mobil bekas Chevrolet Trailblazer di Indonesia. Berminat untuk beli Chevrolet Trailblazer bekas tahun 2013. Modelnya tidak pasaran dan saya suka karena ia merek Amerika