AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

  • Ferrari California T Handling Speciale

    Foto : Purwandana Budyandaka

Mencoba Ferrari California T Handling Speciale di Amerika

First Opinion
Versi Handling Speciale (HS) menjadi pilihan yang lebih menarik jika harus dibandingkan dengan California T versi reguler. Meski tak ada upgrade di sektor mesin, revisi pada transmisi dan suspensi membuat HS menjadi roadster yang lebih tajam dari versi regulernya. Namun, dengan banderol yang tinggi kami mengharapkannya untuk tampil lebih segar dan menggoda.


Sekilas Pandang
- Proses buka tutup atap berlangsung selama 14 detik dalam keadaan statis
- Tersedia 3 mode berkendara yakni Comfort, Sport, dan ESC off

Berhasilkah Ferrari mengubah California T menjadi mobil yang lebih menggoda dengan versi Handling Speciale (HS)? Maaf penggemar Ferrari, dengan berat hati kali ini kami harus katakan tidak. Ada lima alasan yang membuat kami berakhir pada kesimpulan ini. Mencoba Ferrari California T Handling Speciale di Amerika.

Pertama, secara garis besar ia masih mobil yang sama dengan California T reguler. Membuka atapnya pun tetap harus dilakukan dalam keadaan statis.

Versi HS ini tampil identik dengan versi reguler baik dari segi eksterior maupun interior. Kami harus lebih jeli untuk menemukan bordir emblem bertuliskan ‘Handling Speciale’ pada karpetnya.

Kedua, ia menggunakan unit mesin sama 3.855 cc V8 turbo yang menjadi sumber penghasil tenaga sebesar 560 dk dan torsi 755 Nm. Namun, tetap saja bukan angka yang buruk jika mengingat klaimnya dapat melesatkan mobil ini dari 0-100 km/jam dalam 3,6 detik.

Kami tidak mengharapkan sesuatu yang lebih dari mesin ini karena ia sudah sangat baik dalam hal performa. Apalagi mesin ini satu basis dengan milik 488 GTB yang telah meraih berbagai penghargaan.

Respons pedal gas instan layaknya sebuah mesin naturally aspirated adalah salah satu keunggulannya. Pun begitu soal grafik lontaran tenaga, Ferrari membatasi torsi yang dikeluarkan pada putaran mesin rendah, sehingga ia terasa natural bahkan hingga menyentuh redline pada 7.500 rpm.

Satu-satunya yang berubah dari mesin ini adalah suara yang dihasilkan. Ferrari mengklaim suaranya kini lebih keras 3 db dari versi reguler. 3 db? Jujur saja kami tidak dapat merasakan perbedaan yang signifikan soal suara ini.

Ketiga adalah transmisi, dan revisi mulai terasa pada bagian ini. Ferrari melakukan sedikit ubahan pada software-nya, transmisi HS dibuat berpindah lebih cepat 30% saat upshift dan 40% saat downshift.

Ya, ia memang terasa lebih cepat dan agresif saat kami berada pada mode sport. Namun, entakan justru hadir saat memindahkan gigi walaupun kami berkendara dengan halus. Pada satu sisi ini menjadi hal baik tapi di lain sisi ia justru menempatkan roadster ini berada di posisi yang membingungkan, karena kami tidak menginginkan sensasi hentakan tersebut dalam sebuah mobil atap terbuka.

Alasan keempat membawa sedikit kabar baik untuknya. Perubahan pada sistem suspensi menjadi alasan utama mengapa California T ini diberi imbuhan ‘Handling Speciale”.

Ferrari mengubah pernya jadi lebih kaku 16% pada bagian depan dan 19% di belakang. Secara keseluruhan hal ini membuat HS memiliki pengendalian yang lebih tajam sekaligus meminimalkan gejala limbung meskipun tidak hilang total.

Sayangnya krisis kepercayaan masih menghinggapi kami saat mengemudi kencang di jalanan berliku. Koneksi antara bobot kemudi yang ringan dengan ban terasa kurang natural, membuat kami sering melakukan koreksi saat menikung panjang.

Kelima adalah masalah harga. Anda wajib menyiapkan sekitar Rp 93 juta (5.568 poundsterling harga di Eropa) untuk mendapatkan paket Handling Speciale sebagai opsional. Harga tambahan ini terbilang mahal mengingat Ferrari dapat menghasilkan karya yang lebih baik dari ini.

Sebut saja 488 GTB yang membuat kami tercengang, F12 berlinetta yang istimewa, lalu ada GTC4Lusso yang menetapkan standar baru untuk sebuah mobil grand tourer 2+2. Dapat dikatakan California T HS masih tertinggal jauh bahkan dalam keluarga Ferrari.

Perlu diketahui bahwa Anda juga memiliki beragam pilihan dengan budget sebuah California T untuk mobil yang lebih menarik. Sebut saja Audi R8 V10, Porsche 911 Turbo S Cabriolet, atau sebuah McLaren 570S yang tentu saja akan lebih menyenangkan untuk dikemudikan.

Satu-satunya alasan untuk membeli Ferrari California T Handling Speciale adalah karena ia sebuah Ferrari. Sudah cukup menegaskan strata sosial bagi sebagian orang pun dengan eksklusivitasnya.

 

360/24-25(8-21Feb17)

Komentar

Berita Terkait

knowledge

Selasa, 26 Januari 2016

Ferrari California T Tersedia Opsi Handling Speciale (HS)

Ferrari California T, Ferrari bermesin depan V8, memiliki retractable hard top dan susunan tempat duduk 2+, yang telah menuai sukses luar biasa, kini tersedia dengan opsi Handling Speciale (HS) yang benar-benar baru

bisnis

Minggu, 24 Januari 2016

Ferrari California T Adalah Ferrari V8 Paling Laris di Indonesia

Sejumlah model V8 yang saat ini dipasarkan oleh Ferrari seperti California T, Ferrari 488 GTB, Ferrari 488 Spider, dan Ferrari FF. Dan Ferrari California T adalah Ferrari V8 paling laris di Indonesia

umum

Sabtu, 28 November 2015

Mencoba Ferrari California T di Exotic Cars Sensation 2015

Produk Ferrari selalu mempesona siapa pun yang melihatnya. Seperti halnya performa tinggi, unsur eksotisme dan style-nya begitu membuai. Termasuk ketika kami mencoba Ferrari California T sebagaii salah satu mobil idaman di Exotic Cars Sensation 2015

umum

Rabu, 15 Oktober 2014

Ferrari California T Disemprot Cat UV di Terowongan Angin

Ferrari USA bekerja sama dengan artis Fabian Oefner membuat karya seni baru dengan obyek Ferrari California T.

first-drive

Kamis, 7 Agustus 2014

Menguji Ferrari California T di Tanah Kelahirannya

Ferrari melakukan evolusi pada model terlarisnya, California mengandalkan mesin V8 turbo. Tapi mengejar efisiensi haruskah mengorbankan performa?

knowledge

Sabtu, 19 Juli 2014

Test Drive Ferrari California T di Italia

Ferrari California T dibuat untuk mewarisi prestasi penjualan model sebelumnya. Beberapa perubahan pun dilakukan untuk meningkatkan kualitasnya, termasuk penggunaan turbocharger di mesin.

first-drive

Minggu, 8 Juni 2014

Mencoba Ferrari California T yang Baru Meluncur di Indonesia

Ferrari California T baru beberapa hari meluncur di Jakarta. Sehari setelah resmi dijual di Indonesia, Auto Bild mendapat kesempatan menjajalnya di acara media test drive California T di Siena, Italia (5-6/6).

first-drive

Rabu, 10 Juni 2015

Mencoba Ferrari California T di Indonesia

Kami uji bagaimana rasanya Ferrari yang disebut-sebut sebagai Prancing Horse paling ramah terhadap pengendaraan sehari-hari ini

mobil-baru

Sabtu, 7 Juni 2014

Auto Bild Indonesia Uji Ferrari California T di Italia

Sehari setelah peluncuran Ferrari California T di Jakarta, Ferrari S.p.A menggelar event media test drive itu di Siena, Italia (5-6/6).