AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

  • Kia Rio 1.25 MPI

    Foto : Mahmudi Restyanto

Mencoba langsung Kia Rio Generasi Terbaru

First Opinion
Generasi Keempat Kia Rio ini bisa bersaing ketat dengan para rivalnya baik itu sesama pabrikan Korea, Hyundai i20 maupun pabrikan Jepang. Mengacu pada Mazda2 yang mempunyai fitur berlimpah dengan harga kompetitif, semoga saja tidak banyak fitur yang dihilangkan saat Kia Rio diluncurkan di Indonesia nanti.


Sekilas Pandang
- Tersedia tiga pilihan mesin di Eropa, bensin, bensin turbo dan diesel.
- Transmisi otomatis masih menggunakan model lama yaitu 4 percepatan.

Kia Rio terbaru mempunyai banyak perubahan dari generasi sebelumnya. Itu terlihat dari dimensi, desain eksterior-interior, mesin dan fitur. Generasi keempat ini diklaim lebih fun to drive untuk dikendarai dan nyaman di bagian penumpang belakang.

Pada perubahan dimensi, Kia membuat penumpang dan pengemudi lebih nyaman. Wheelbase Kia Rio terbaru kini lebih panjang 10 mm menjadi 2.580 mm. Artinya dengan penambahan 10 mm akan memberi ruang kabin yang lebih luas. Terbukti saat kami mencoba duduk di belakang dengan tinggi 175 cm jarak legroom masih cukup luas dengan posisi bangku depan yang normal.

Total panjangnya mencapai 4.065 mm atau lebih panjang 15 mm dari generasi ketiga. Menariknya dari total panjang tersebut, Kia lebih mengutamakan untuk memperpanjang bagian depan hingga 20 mm (830 mm). Penambahan panjang pada overhang ini diklaim untuk keamanan juga menambah aerodinamis dari Kia Rio terbaru ini.

Tidak hanya panjangnya, Kia Rio terbaru juga lebih lebar sehingga membuat ia tampak lebih dinamis. Total lebarnya mencapai 1.725 mm atau melebar sekitar 5 mm.

Sementara ketinggiannya justru merendah 5 mm yang bertujuan untuk meningkatkan nilai aerodinamika. Hebatnya, langkah ini tak mengurangi ruang kepala di kabin.

Terbukti saat kami mencobanya baik menjadi pengemudi maupun penumpang, tinggi badan 175 cm masih ada jarak cukup jauh dengan plafon mobil.

Desain eksterior Kia Rio kini tampak lebih sporti. Paling terlihat adalah lampu DRL berbentuk ‘U’ yang sekilas mirip dengan lampu Audi. Bagian gril masih dengan identitas Tiger Nose tetapi tidak ada lagi lubang udara berbentuk sarang lebah. Warna hitam polos membuatnya tampak istimewa.

Bagian belakang pun tidak kalah sporti dengan hadirnya lampu LED bermotif seperti bumerang berbaris Cahaya dari lampu belakang dan rem cukup membantu ketika kami berkonvoi di daerah kabut.

Perubahan agresif Kia Rio terbaru tidak hanya dari desain eksterior. Dari pengamatan kami saat mencoba langsung di Lisbon, Portugal (31/1), interior Kia Rio terbaru terlihat semakin modern. Tidak hanya desain tapi penempatan tombol di sekitar dasbor juga semakin mudah untuk diakses.

Layar sentuh 7 inci yang terpasang di tengah dasbor langsung menarik perhatian ketika masuk ke dalam kabin. Di samping kanan-kiri layar terdapat ventilasi AC dengan warna piano black. Ini memancarkan kesan mewah meskipun memerlukan perawatan serius agar tidak mudah terlihat baret.

Tepat di bawah layar sentuh hiburan terdapat tombol pengaturan AC yang bisa dijangkau cukup mudah untuk pengemudi maupun penumpang depan. Pada varian tertingginya, Kia Rio terbaru sudah dilengkapi dengan tampilan digital berfitur climate control dengan pengaturan tombol putar. Sementara untuk tipe terendah masih manual belum memiliki fitur climate control.

Saat masuk ke kabin dan berada di balik setir, hal pertama yang kami rasakan adalah visibilitas yang lebih baik. Posisi duduk ideal dan tidak terlalu rendah bila dibandingkan generasi ketiga. Terlebih hadirnya pengaturan tinggi dan rendah jok bisa disesuaikan postur tubuh pengemudi.

Rangka pilar A terlihat lebih ramping sehingga tidak lagi menganggu pandangan saat melihat ke samping Tidak sabar untuk merasakan performa mesin barunya kami langsung menghidupkan mesin.

Mesin 1.248 cc 4 silinder yang kami coba mampu menghempaskan tenaga maksimum 84 dk pada 6.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 121,6 Nm di 4.000 rpm. Dipadu transmisi manual 5 percepatan, mesin baru Kia Rio ini terasa asyik saat berasa di kecepatan lebih dari 40 km/jam. Sementara saat berada di gigi pertama dan kedua kami merasakan sedikit lambat pergerakan jarum spidometer. Butuh tekanan gas lebih banyak.

Saat bermanuver, setir tidak terasa berat tapi juga tidak terlalu ringan. Cukup presisi dengan pergerakan ban. Pun ketika Anda refleks untuk menghindar masih nyaman dikendalikan.

Dengan perubahan besar ini Kia Rio akan menjadi penantang serius untuk para rivalnya seperti Honda Jazz, Mazda2, Hyundai i20 dan Toyota Yaris. Semoga saja spesifikasi yang sama seperti di Eropa akan hadir di Indonesia.

 

361/24-25(22Feb-11Mar17)

Komentar