AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Metode Pengetesan Komparasi Spesial Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT

Foto : Noor Zaenuri

Metode Pengetesan Komparasi Spesial Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT

Inilah metode pengetesan komparasi spesial Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT. Pada komparasi spesial kali ini, kami melakukan tiga buah pengujian. Ada akselerasi, pengereman, dan konsumsi bahan bakar

Inilah metode pengetesan komparasi spesial Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT. Pada komparasi spesial kali ini, kami melakukan tiga buah pengujian. Ada akselerasi, pengereman, dan konsumsi bahan bakar. Namun untuk membuatnya unik, kami mengambil angka pengujian yang berbeda dengan pengetesan regular.

Misalnya pada pengetesan akselerasi. Kami menguji akselerasi 0–60 km/jam dan akselerasi pertengahan 40-60 km/jam. Akselerasi pertengahan memiliki tujuan yang jelas.

Dengan ini, kemampuannya dalam membangun kecepatan untuk mendahului kendaraan lain akan terpapar jelas. Apakah dengan beban penuh, kemampuannya menjadi jauh lebih buruk.

Untuk pengereman, kami lakukan di kecepatan 60-0 km/jam. Karena menurut kami, pengereman keras yang lebih sering terjadi pada kondisi sehari-hari, terjadi di rentang kecepatan ini.

Setiap karung pasir kami timbang bobotnyaKarung pasir kami tata dengan benar agar distribusi bobotnya merata

Selain itu, kami juga bisa memaparkan efektivitas sistem rem anti mengunci milik Sigra AT.

Pada uji konsumsi bahan bakar, kami memilih rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam. Kami berasumsi, dengan beban penuh Anda bertujuan untuk bepergian bersama keluarga ke luar kota.

Untuk itu, kami rasa rute kombinasi jadi yang paling mewakili. Untuk menyeragamkan kecepatan rata-rata, setiap mobil dilengkapi perangkat navigasi portabel yang akurat, karena menggunakan sinyal satelit. Untuk hasilnya, kami mencatat hasil konsumsi bahan bakar rata-rata dari multi information display.

Sekarang kita beranjak ke beban pengganti orang, yang kami gunakan pada pengetesan ini. Kami mengganti beban dari penumpang dengan karung berisi pasir. Hal itu kami pilih karena lebih praktis.


Tekanan angin kami set di 36 psi

Kami berasumsi, berat rata-rata orang dewasa adalah 60 kg. Dengan kapasitas penumpang 7 orang, artinya masing-masing Sigra harus membawa beban seberat 420 kg.

Berat masing-masing karung saat kami timbang menggunakan timbangan digital, memiliki berat 46 kg. Karena kedua tester memiliki perbedaan bobot, kami memuati salah satu mobil dengan 7 karung pasir dan sisanya dimuati 7,5 karung.

Tujuannya, agar tercapai hasil akhir yakni bobot total termasuk pengemudi jadi 420 kg.

Untuk menyeragamkan kondisi eksternal. Kami melakukan semua pengetesan di waktu dan lokasi yang sama. Selain itu, kami juga menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrik, yaitu 36 psi.

 

355/44-45(30Nov-13Des16)

Komentar