AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Tes Akselerasi Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT

Foto : Noor Zaenuri

Tes Akselerasi Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT

Inilah hasil tes akselerasi Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT. Tidak seperti pengetesan akselerasi biasanya, dalam komparasi kali ini, kami membaginya menjadi dua parameter

Inilah hasil tes akselerasi Daihatsu Sigra AT VS Daihatsu Sigra MT. Tidak seperti pengetesan akselerasi biasanya, dalam komparasi kali ini, kami membaginya menjadi dua parameter. 0-60 km/jam kondisi kosong dan beban serta 40-60 km/jam di kondisi kosong dan beban.

Pengujian ini kami lakukan di malam hari pada kondisi aspal mulus dengan kondisinya yang rata. Selain itu, pemilihan lokasi, waktu dan kondisi jalan juga kami samakan guna meminimalisir faktor kesalahan eksternal.

Pengetesan dimulai dengan kondisi mobil berbeban. Pada tahap ini, kedua mobil diisikan beban yang sama dengan total berat 420 kg.

Total beban tersebut menggambarkan kondisi mobil dalam kendaan penuh. Kami menggunakan karung pasir untuk memenuhi target beban yang diinginkan, masingmasing karung memiliki berat 46 kg.

Untuk hasilnya, terbukti Daihatsu Sigra MT tampil digdaya di parameter ini. Dengan kondisi muatan kosong, ia mampu mengunci angka 5,3 detik untuk akselerasi 0-60 km/jam. Sedangkan saat dimuati beban penuh, waktunya hanya melorot 0,8 detik menjadi 6,1 detik.

Sigra otomatis tampak kepayahan saat beban penuhSigra manual lebih minim penurunan waktunya saat beban penuh

Bandingkan dengan versi otomatisnya, yang menuntaskan 0-60 km/ jam kondisi kosong dalam waktu 6,5 detik. Saat diisi beban penuh, untuk menempuh kecepatan 60 km/jam dari kondisi diam, bahkan butuh waktu 2 detik lebih lama.

Catatan positif juga terjadi pada pengetesan akselerasi pertengahan 40-60 km/jam. Daihatsu Sigra manual hanya melamban 0,2 detik saat diisi beban penuh.

Sedangkan Sigra otomatis memiliki catatan waktu yang lebih buruk 1 detik saat kondisi fully loaded.

Yang dapat disimpulkan dari pengetesan akselerasi ini adalah, transmisi manual Sigra terbukti lebih bisa menjaga performanya saat dimuati beban penuh.

Transmisi manual punya rantai penyaluran tenaga lebih singkatRacelogic PerformanceBox untuk ukur waktu akselerasi

Hal itu terjadi karena rantai proses penyaluran tenaga dari mesin ke transmisi yang lebih singkat dibanding versi otomatis. Sedangkan Sigra AT yang sudah lebih lamban dibanding versi manualnya, jadi semakin lamban saat dimuati beban penuh.

Kami memprediksi bahwa torque converter transmisi otomatisnya butuh waktu lebih lama berada di posisi lock up, karena engine load yang semakin berat.

 

355/44-45(30Nov-13Des16)

Komentar