AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

  • BMW i8

    Foto : Rusli Ilfan

Pengujian Lengkap BMW i8 di Indonesia

First Opinion
BMW i8 rasanya hampir memenuhi semua syarat wajib sebuah Sportscar idaman. Catatan besar justru hadir dari suara mesinnya yang tidak mendukung. Ini memang sebuah konsekuensi alami yang harus diterima, saat mencoba menggabungkan dua dunia yang jauh berbeda. Performa dan ramah lingkungan


Sekilas Pandang
- Dijual resmi BMW di Indonesia
- Mesin i8 meraih gelar Engine of the Year 2016 di kelas 1.400–1.800 cc
- Garansi baterai 8 tahun atau 100.000 km

 

Dua tahun lalu, publik otomotif dunia gempar dengan kemunculan BMW i8. Bukan karena desainnya yang sensasional, melainkan berkat mesin ‘mikroskopik’ yang digunakan di mobil ini. Ya, BMW i8 menggunakan mesin 3 silinder dari keluarga B38, yang juga dipakai oleh MINI Cooper 3 Door.

Meski berasal dari keluarga yang sama, unit 1.499 cc yang dipakai BMW i8 sudah dipompa tenaganya hingga mencapai angka 231 dk dengan torsi 320 Nm. Angka ini memang kecil bagi sebuah Sportscar, untuk itu motor listrik bertenaga 131 dk dan torsi 250 Nm juga ikut disertakan sebagai pembangkit tenaga. Hasilnya, BMW i8 punya total system output sebesar 362 dk dan torsi 570 Nm.

Karena begitu penasaran akan impresi mesin kecil dengan sokongan motor listrik milik i8, langsung saja kami uji akselerasinya. Fasilitas launch control pun kami manfaatkan. Oh ya, aktivasinya cukup mudah. Tekan tombol deaktivasi ESP hingga muncul Sport Traction, lalu pilih mode berkendara Sport dengan geser ke kiri tuas transmisi dari posisi D. Injak kedua pedal dalam-dalam, lalu lepas pedal remnya. Hasilnya, mobil ini melesat dari diam hingga 100 km/jam, dalam tempo 4,2 detik saja!

Kami sangat merasakan, betapa instannya bantuan tenaga dari motor listrik saat berakselerasi. Angka max acceleration gravitation sebesar 1,1 G di alat tes kami, rasanya cukup jadi bukti mengapa badan terhempas kuat ke belakang saat i8 berakselerasi.

Namun, kami menemukan sebuah hal yang cukup mengganggu dari mobil ini, yaitu suara yang dihasilkan. Selain desain eksotis, perfoma dan handling mengagumkan, suara mesin merdu adalah instrumen penting yang harus dimiliki sebuah Sportcar. BMW juga merasa itu penting, sekaligus tersadar bahwa mesin 3 silinder 1.500 cc tidak punya potensi menghasilkan suara merdu.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mengaplikasikan suara artifisial dari speaker kabin, bernama Active Sound Design. Saat putaran mesin rendah, terdengar seperti mesin V8. Sedangkan di kecepatan tinggi, suaranya berganti mirip mesin boxer 6 silinder. Jujur saja, kami tidak suka suara artifisial yang tidak natural ini.

Performa transmisi juga patut diacungi jempol. Sejatinya i8 memiliki 2 transmisi yaitu 6 percepatan untuk mesin yang menggerakkan roda belakang, dan 2 percepatan untuk motor listrik yang didedikasikan untuk roda depan.

Dalam kinerjanya, penghantaran keduanya berlangsung mulus tanpa terdeteksi kikuk bahkan entakan. Performa transmisi ini juga salah satu kunci keasyikan mengendarai i8.

Kami tidak merasa kesulitan saat melajukan mobil ini di kemacetan atau jalan sempit. Rasanya masih mirip dengan mengemudikan BMW Seri 5. Mungkin hanya radius putar sempit saja, yang sedikit menghambat kelincahannya. Oh ya, visibilitasnya juga masih tergolong baik dengan posisi duduk serendah i8.

Salah satu elemen penarik perhatian mobil ini adalah pintu model ‘butterfly’-nya. Memang terlihat sangat eksentrik, tapi Anda harus memerhatikan benar posisi parkir. Jika terlalu mepet dengan mobil di samping, Anda akan kesulitan membuka pintunya. Yang unik, pintu ‘butterfly’-nya ternyata menyenangkan saat hujan. Mengapa? Saat terbuka, ia jadi berfungsi layaknya ‘payung’ saat Anda melakukan akses keluar-masuk mobil.

Soal handling, mobil ini luar biasa menyenangkan. Grip-nya luar biasa, setirnya presisi, body roll nyaris tidak terasa saat menikung kencang. Apa konsekuensinya? Bantingan suspensinya jadi sangat keras, terlebih di mode Sport. Oh ya, sejatinya i8 punya dua bangku belakang. Hanya saja akomodasinya yang sangat sempit dengan akses keluar-masuk sangat sulit.

Sistem plug-in hybrid mobil ini juga mirip kepunyaan BMW X5 xDrive40e M Sport yang pernah kami ulas sebelumnya. Hanya ada sedikit perbedaan di mode e-Drive. Di X5 ada Max e-Drive, Auto e-Drive dan Save. Sementara di i8 hanya ada Max e-Drive, Auto e-Drive.

Untuk mengisi daya listrik secara maksimal saat berkendara, Anda bisa pilih mode berkendara Sport. Yang menarik, pengisian baterai terasa lebih cepat saat berkendara kencang di mode Sport, dibanding saat isi daya via soket listrik eksternal. Jadi, untuk bisa berhemat, Anda harus memacunya kencang.

 

 

365/36-37(19Apl-2Mei2017)

Komentar

Berita Terkait

umum

Kamis, 11 Agustus 2016

Harga BMW i8 Rp 3,499 Miliar Sudah Termasuk Fasilitas Home Charging

Pihak BMW Indonesia bahkan sudah mulai membuka pemesanan kendaraan mulai hari ini. Mahal? Bisa jadi. Tapi harga BMW i8 Rp 3,499 miliar sudah termasuk fasilitas home charging

umum

Kamis, 11 Agustus 2016

Pesan Sekarang, BMW i8 Akan Diterima Konsumen Tahun Depan

Bagi Anda yang berminat, mobil ini dijual seharga Rp 3,499 miliar (off the road). Pihak BMW Indonesia bahkan sudah mulai membuka pemesanan kendaraan mulai hari ini. Dengan catatan, pesan sekarang, BMW i8 akan diterima konsumen tahun depan

umum

Rabu, 10 Agustus 2016

BMW Terus Kembangkan Teknologi Baterai Mobil Listrik

mobil lsitrik mengalami pengembangan yang pesat. Emisi gas buang menjadi masalah yang semakin serius untuk negara-negara berkembang. Mengatasi hal ini pabrikan BMW terus mengembangkan teknologi baterai yang digunakan pada jajaran kendaraan listrik

umum

Senin, 8 Agustus 2016

BMW Indonesia Akan Jual BMW i8 di GIIAS 2016?

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 akan segera digelar pada pertengahan Agustus nanti. PT BMW Indonesia sebagai agen pemegang merek (APM) mobil mewah BMW kabarnya akan meluncurkan BMW i8 terbaru di GIIAS 2016 dan dijual di Indonesia

special-test

Rabu, 10 Agustus 2016

Mencoba Sensasi Mobil Sport BMW i8 di Singapura

Auto Bild mendapatkan kesempatan mencoba sensasi mobil sport BMW i8 di Singapura (3-5/8). Setelah pandangan pertama pada BMW i8 sangat menggoda, tak sabar kami ingin segera mencicipi performa mobil ini

knowledge

Rabu, 10 Agustus 2016

Ragam Teknologi Canggih Milik BMW i8

Begitu banyak ragam teknologi canggih milik BMW i8. Tidak terkecuali dengan teknologi pengisian baterai i8. Baterai lithium-ion tegangan tinggi dapat diisi ulang dalam keaadaan stasioner dari sumber listrik domestik konvensional

knowledge

Rabu, 10 Agustus 2016

Mencoba BMW i8 Yang Segera Meluncur di Indonesia

Kami mencoba BMW i8 yang segera meluncur di Indonesia. Kesempatan tersebut kami dapat di Singapura (3-5/8)

knowledge

Kamis, 11 Agustus 2016

BMW i8 Dengan Harga Rp 3,499 Miliar Meluncur di Indonesia

Hari ini (11/8) merupakan milestone penting bagi BMW Indonesia, karena mereka akhirnya meluncur sportscar Plug-In Hybrid BMW i8 dengan harga Rp 3,499 miliar di Indonesia. Mobil ini dipastikan bakal menuai decak kagum berkat desain eksteriornya yang menari

mobil-baru

Sabtu, 4 Februari 2017

BMW i8 Frozen Editions