AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Rawat Katrol Ban Serep

Foto : Purwandana Budyandaka

Tips Rawat Katrol Ban Serep

Tips Rawat Katrol Ban Serep

Ada beragam posisi peletakan ban serep di mobil. Ada yang ditaruh di bagasi, ada pula yang berlokasi di kolong mobil. Peletakan ban serep di luar, memang bertujuan untuk meluaskan volume kabin. Tapi karena posisinya yang berada di luar, beragam potensi masalah juga bisa hadir. Contohnya ban serep yang berada di kolong mobil, debu dan kotoran tentu bisa jadi penyebab masalah.

Tidak jarang kita jumpai, penjual mobil bekas membanggakan ban serep mobilnya yang tidak pernah dipakai. “Ban serep belum turun, ban serep belum pernah dipakai,” adalah announcement yang jadi iming-iming mobil mereka masih berada dalam kondisi layaknya baru. Ban serep yang belum pernah ‘turun’, mungkin jadi indikasi positif akan kondisi ban masih bagus.

Tapi sebaiknya Anda waspada, jika ban serep kolong mobil yang diklaim belum pernah dipakai. Mekanismenya bisa jadi berpotensi bermasalah, karena berbagai sebab. Tentunya Anda tidak menginginkan hal ini terjadi. Bayangkan saat Anda membutuhkan ban serep, mekanisme katrolnya malah macet dan ban serep enggan turun. Bagaimana cara merawat dan mencegah kerusakan mekanisme katrol ban serep? Simak ulasannya berikut.


Potensi Kerusakan Katrol Ban Serep

Posisi yang berada di kolong mobil, adalah penyebab utama masalahnya. Debu dan kotoran jadi mudah sekali hinggap, karena posisinya yang berada di luar. Tidak hanya itu, cipratan air hujan di kolong kendaraan juga berpotensi mengundang karat. Potensi kerusakan semakin besar, bagi Anda yang gemar melintasi medan off-road. Lumpur bahkan bisa mengendap di area katrol dan rantai/sling, sehingga berpontensi membuat mekanismenya macet.

Masalah utama ban serep kolong, adalah mekanisme katrolnya yang macet. Penyebab macet bisa beragam seperti diterangkan Dewa Putu Jingga dari Arjuna Motor, Pamulang, Tangerang Selatan. “Saya pernah menemukan Toyota Innova tahun 2006 yang ban serepnya macet tidak mau turun. Setelah diamati, ternyata banyak karat di as katrolnya,” ujar Dewa.

Selain karat, Dewa juga menuturkan macetnya katrol bisa disebabkan faktor usia komponen. “Katrol itu selalu menopang bobot pelek dan ban serep. Lama-lama, guide rail bisa bengkok dan menyebabkan rantai bergesekan dengan housing katrol,” tambah Dewa.

 

 

365/74-75(19Apl-2Mei2017)

Komentar