AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Cairan Radiator

Foto : Noor Zaenuri

Membahas Seputar Cairan Radiator



Cairan pendingin radiator punya peranan yang sangat penting untuk menjaga temperatur mesin tetap ideal. Umumnya, terdapat dua macam cairan radiator coolant, pertama berupa konsentrat atau biang yang harus dicampur dengan air terlebih dahulu. Lalu ada juga radiator coolant yang siap pakai dalam kemasan galon.

Untuk tipe konsentrat, Anda perlu mencampurnya dengan air dengan takaran 50:50 sampai 30:70, tergantung petunjuk pemakaian masing-masing produk. Selain kurang praktis, radiator coolant tipe konsentrat dikhawatirkan dapat menggumpal dalam radiator jika pemilik jarang mengecek kondisi air radiator. Kalau ingin lebih praktis, pilih yang siap pakai, karena tinggal tuang ke dalam radiator.

Di pasaran, cukup banyak beredar merek radiator coolant yang bisa digunakan. Mulai dari Prestone, Pro-V, Master, Top 1 dan masih banyak lagi. Bahkan, kini bengkel resmi sudah menyediakan cairan radiator dengan merek sendiri seperti Honda misalnya.

Untuk harganya, radiator coolant tipe langsung pakai kini dijual berkisar Rp 50-100 ribuan per galon. Sementara untuk tipe konsentrat berkisar Rp 50 ribuan.

Penggunaan cairan radiator memang membutuhkan biaya ketika membelinya. Tapi sepadan dengan kualitas karena tingkat keasaman yang lebih kecil dibanding penggunaan air tanah.

Untuk mengisi air radiator sebaiknya jangan menggunakan air tanah. Sebab, kandungan mineral yang tinggi bisa menimbulkan karat di jalur air radiator. Banyak mitos yang menyebutkan kalau penggunaan air AC rumah bisa digunakan untuk cairan radiator. “Bisa saja, karena kandungan mineral yang minim,” ujar Riyadi dari bengkel Sudiono Radiator ‘Rapih’ yang bermarkas di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan.

 

 

362/72-73(8-21Mar17)

Komentar