AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

  • Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

    Foto : Arizona Sudiro

Mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

Selain versi bermesin bensin, Land Rover juga menghadirkan Discovery Sport bertenaga diesel. Apakah torsi besar khas mesin tanpa busi meningkatkan kapabilitasnya? Auto Bild mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia

Selain versi bermesin bensin, Land Rover juga menghadirkan Discovery Sport bertenaga diesel. Apakah torsi besar khas mesin tanpa busi meningkatkan kapabilitasnya? Auto Bild mencoba Land Rover Discovery Sport Diesel di Indonesia.

Kami sudah coba Discovery Sport bermesin bensin dan bisa kami bilang kalau kami puas dengan kemampuannya. Tapi Disco Sport di Indonesia tak cuma bensin, ia juga punya pilihan bermesin diesel seperti unit tes yang sedang kami uji ini.

Paras menawan dengan ban lebar berprofil tipis membuatnya terkesan urban. Tapi di luar penampilan ‘soft’-nya ini, ia seperti versi bermesin bensin, dibekali sistem penggerak 4 roda Terrain Response khas Land Rover. Disalurkan via transmisi otomatis canggih 9-percepatan, Disco Sport melaju penuh grip di permukaan tanah apalagi di aspal.

Mesin yang digunakan adalah unit 4 silinder turbodiesel berkapasitas 2.179 cc. Mesin itu merilis 190 dk dengan torsi perkasa 420 Nm. Lebih dari cukup untuk mobil yang bahkan tidak lebih panjang dari Nissan X-Trail ini.

Saat kami tes sprint 0-100 km/jam, Disco Sport Diesel menyelesaikannya dalam 9,4 detik. Lebih lamban dari versi bensin yang cuma butuh 8 detik. Namun percayalah sensasi dorongan turbonya membuat berakselerasi di Disco Sport Diesel terasa lebih cekatan.

Bahkan, melaju di kecepatan berapa pun ia lebih luwes termasuk menyalip kendaraan di jalur luar kota maupun tanjakan. Sementara di medan off-road, torsi besar ini membuatnya lebih tenang saat merayap di kecepatan rendah dengan sudut tanjakan ekstrem.



Kemudian efisiensi. Disco Sport Diesel mencetak hasil lebih baik dengan catatan 11,9 km/l di rute dalam kota dan 15,8 km/l untuk rute tol.

Lebih irit karena versi bensinnya hanya mampu meraih 9,2 km/l dan 13,7 km/l untuk parameter serupa. Di titik ini, daya jelajah Disco Diesel yang lebih jauh tentu mendukungnya sebagai kendaraan 4x4 segala medan.

Kenyamanan Disco Sport Diesel bisa dibilang sesuai ekspektasi. Kabinnya hening, sungguh kedap untuk mengundang rasa nyaman.

Jok empuk terbungkus kulit pun tak hanya nyaman tapi juga terasa mewah. Sayang bantingannya keras. Kala melintas di jalan berlubang atau speed bump, ia cukup menghadirkan guncangan ke seluruh kabin.

Kondisi ini menjadi semakin buruk karena soal akomodasi ia bisa dibilang biasa saja. Terlebih jok baris ketiga yang tak layak untuk ditempati penumpang dewasa apalagi untuk perjalanan jauh.

Tapi enaknya setelan suspensi yang keras ini berdampak pada handling yang sangat baik. Kami tekuk setirnya di kecepatan tinggi, ia pun membelok dengan meyakinkan. Mengendarainya semakin seru karena di balik kemudinya sudah ada paddle-shift.

Kami juga sempat tes off-road untuk melihat kemampuan sistem penggeraknya. Menghadapi trek licin dengan komposisi tanah dan rerumputan dengan kontur menanjak, Discovery Sport Diesel mampu menyelesaikannya dengan mudah.

Banyaknya perbandingan rasio gigi (9-percepatan) sekaligus menyelesaikan masalah ketiadaannya rasio low-gear. Mesin tetap melaju pasti tanpa ada usaha keras dari mesin.

Masalah hanya datang dari roda. Ban ukuran 19 inci yang digunakan terlalu ‘halus’ kembangnya sehingga saat permukaan menjadi sangat licin akibat lumpur, grip yang minim pada akhirnya menghambat pergerakannya.

Tapi toh itu sudah lebih dari cukup karena menurut kami, jikalau bannya diganti yang lebih kasar, maka kemampuannya di medan off-road akan jauh membaik.

RIVAL
Jeep Cherokee Limited

Mesin: 2.390 cc 4-silinder, 184 dk
0-100 km/jam: 12,4 detik
Harga: Rp 859 juta (off the road)

+: Mesin halus, parkir otomatis, panoramic + sunroof
-: Desain, akselerasi, efisiensi BBM

 

First Opinion
Discovery Sport yang sejatinya sudah multitalenta kini semakin tajam berkat mesin diesel yang kapabel. Torsi besar membuat ia lebih mudah bergerak di kecepatan rendah-sedang, sementara mesin lebih hemat membuat jarak tempuhnya lebih jauh dari varian bermesin bensin. Kalau terserah kami, Disco Sport bermesin diesel ini jelas lebih menarik.

Sekilas Pandang
- Memiliki varian HSE bermesin bensin 2.000 cc turbo
- Discovery Sport merupakan penerus Land Rover Freelander

338/34-35(6-19Apl16)

Tags

Komentar