AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Rawat Pintu Belakang Dengan Tire Hanger

Foto : Rusli Ilfan

Tips Merawat Pintu Belakang dengan Tire Hanger

Tips Merawat Pintu Belakang dengan Tire Hanger

Beberapa mobil yang dijual di Indonesia menempatkan posisi ban serep yang diletakkan di pintu belakang. Seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, Ford Ecosport atau Ford Everest generasi pertama.

Sebenarnya, secara konstruksi pabrikan sudah merancang pintu tersebut agar kuat ditempatkan ban serep ukuran standar. Hanya saja, karena memiliki beban tentu saja seiring pemakaian, pintu tersebut bisa mengalami kendala.

Salah satu kendala yang kerap muncul adalah pintu yang tidak lancar begitu dibuka. Beberapa kasus juga, untuk mobil yang tidak menggunakan ban ukuran standar atau pernah mengalami benturan ada kecenderungan pintu menjadi turun.

“Sebetulnya kalau tidak ada benturan atau faktor eksternal tidak akan terjadi deformasi,” buka Yuta Obed Panjaitan, Kepala Bengkel Auto2000, Sukun, Malang, Jawa Timur.

Tapi sebaiknya sebelum hal itu terjadi, ada perawatan yang perlu dilakukan pengguna mobil agar hal-hal di atas bisa teratasi. Misalnya melakukan perawatan ringan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah, maupun meminta bantuan jasa montir di bengkel langganan.

Masih menurut Obed panggilan akrabnya, “Sebetulnya tidak ada perawatan khusus. Hanya saja dengan beban tambahan, perlu pelumasan di engselengsel pintunya saja untuk menjaga fungsi kerja engsel tetap optimal,” tambahnya.

Cara perawatannya pun cukup mudah, pertama bersihkan kotoran-kotoran yang ada di bagian engsel. Anda bisa menggunakan cairan penetran. Begitu juga dengan bagian latch dan striker. Bila perlu, gunakan kuas kecil agar kotoran bisa hilang. Tahap selanjutnya bisa dikeringkan menggunakan lap bersih.

Rawat Pintu Belakang Dengan Tire Hanger
Rawat Pintu Belakang Dengan Tire Hanger
Rawat Pintu Belakang Dengan Tire Hanger
Cairan penetran untuk bersihkan kotoran dan debu... ...Selanjutnya beri gemuk pada bagian yang dibersihkan Ketika bongkar pasang ban serep, lakukan ketika pintu dalam kondisi tertutup

 

Perawatan belum tuntas sampai di situ. Untuk menjaga engsel tetap bekerja secara maksimal, sebaiknya gunakan gemuk (grease) pada engsel-engsel pintu. “Bisa juga gunakan spray grease, karena bisa masuk hingga celah-celah yang sempit,” ujarnya.

Obed pun menambahkan, “Sebenarnya bisa juga hanya cairan penetran, karena punya fungsi mencegah korosi. Hanya saja dengan gemuk semprot kekuatannya akan lebih tahan lama,” paparnya lagi.

Kancing pintu (latch) juga butuh perawatan, terutama pada bagian baut yang kerap terjadi korosi karena sering bersentuhan dengan air. Untuk bagian ini, jika sudah berkarat cepat bersihkan dengan cairan penetran. Ada baiknya juga segera diganti pada bagian bautnya karena bila dibiarkan kelamaan, korosi akan mempersulit pembukaan baut jika suatu saat dibutuhkan.

Yang tidak kalah penting untuk mobil-mobil yang menggunakan tire hanger, Anda harus perhatikan karet stopper yang berfungsi juga agar pintu selalu dalam posisi yang normal. Perhatikan kondisi karet tersebut. Bila sudah getas, sebaiknya cepat diganti agar ketika pintu belakang ditutup, posisi pintu selalu di posisi yang benar.

Pada intinya, selama pintu belakang belum pernah mengalami benturan, ban serep masih menggunakan ban ukuran standar, cukup lakukan perawatan ringan seperti yang sudah kami beri tahu di atas agar kinerjanya tetap maksimal. Ada baiknya juga melakukan perawatan sekitar enam bulan sekali.

 

 

365/72-73(19Apl-2Mei2017)

Komentar