AUTOMOTIVE CONSUMER GUIDANCE

Toyota dan Lexus Perbarui Mesin Hybrid Jadi Lebih Efisien dan Responsif

Toyota dan Lexus Perbarui Mesin Hybrid Jadi Lebih Efisien dan Responsif

Toyota dan Lexus tengah melakukan pembaruan untuk mesin hybrid pada model kendaraan barunya. Model terbaru dari Toyota Prius akan mendapatkan mesin hybrid baru tersebut di tahun 2017. Perusahaan mengklaim pembaruan mesin hibrida ini akan lebih efisien

Toyota dan Lexus tengah melakukan pembaruan untuk mesin hybrid pada model kendaraan barunya. Model terbaru dari Toyota Prius akan mendapatkan mesin hybrid baru tersebut di tahun 2017. Perusahaan mengklaim pembaruan mesin hibrida ini akan lebih efisien dan responsif.

Produsen otomotif asal Jepang tersebut terus mempromosikan teknologi hybrid sebagai alternatif dari unit diesel, serta tiap model akan didasarkan pada platform modular terbaru TNGA. Perusahaan mengklaim, ada enam mesin hibrida baru yang dikawinkan dengan girboks otomatis tradisional dan transmisi CVT tradisional.

Transmisi Otomatis 10 Percepatan

Girboks tersebut termasuk yang ada pada transmisi otomatis 10 percepatan milik Lexus LC500 terbaru, yang juga akan dipakai oleh seluruh deretan mobil baru Toyota dan Lexus pada tahun 2021. Mungkin perombakan mesin, bisa ditemukan pada Lexus NX dan Toyota RAV4 Hybrid yang diklaim akan memperoleh unit bensin 2.500 cc empat silinder plug in hybrid.

Mesin tersebut akan memperoleh kompresi yang tinggi serta peningkatan efisiensi termal untuk memperoleh efisiensi bahan bakar sekitar 20 persen. Sedangkan sistem multi-stage hybrid terbaru akan meningkatkan kemampuan akselerasi yang diklaim bisa naik hingga 10 persen.

Plug-in Hybrid

Ditambah sebuah sistem baru untuk kendaraan plug ini hybrid, dengan tenaga motor listrik langsung sebagai generator akan disematkan pada Toyota Prius Prime terbaru. Tak hanya itu, perusahaan mengumumkan juga akan menampilkan girboks CVT baru yang dikombinasikan dengan 17 model powertrain dalam lima tahun ke depan.

Sementara untuk kendaraan listrik murni (PHEV) masih dalam rencana, karena Toyota masih fokus untuk meningkatkan kinerja dari teknologi plug in hybrid dalam lima tahun ke depan. Sehingga 60 persen kendaraannya yang dijual secara global akan menampilkan powertrain baru ini di tahun 2021, setidaknya bisa mengurangi emisi 15%.

Komentar